Menjadikan Kebudayaan Pondasi Ekonomi Kreatif, Rendra Manaba Dukung Penuh Program Kerja Bumi Anoa Nusantara (BUANA) Institute

Pendidikan 10 Sep 2026 14:47 2 min read 422 views By Redaksi Celebesnesia Jakarta
Menjadikan Kebudayaan Pondasi Ekonomi Kreatif, Rendra Manaba Dukung Penuh Program Kerja Bumi Anoa Nusantara (BUANA) Institute
Menjadikan Kebudayaan Pondasi Ekonomi Kreatif, Rendra Manaba Dukung Penuh Program Kerja Bumi Anoa Nusantara (BUANA) Institute

CELEBESNESIA.COM, JAKARTA – Dukungan terhadap penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) berbasis kebudayaan di Sulawesi Tenggara terus mengalir. Creative Entrepreneur asal Sulawesi Tenggara, Rendra Manaba, menyatakan dukungan penuhnya terhadap pembentukan Bumi Anoa Nusantara (BUANA) Institute.

BUANA Institute hadir sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada pengembangan SDM di bidang Ekonomi Kreatif berbasis budaya dan pariwisata. Lembaga ini beroperasi secara resmi di bawah naungan Yayasan Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara (AMBA SULTRA INDONESIA).

Dalam pandangannya, Rendra Manaba menegaskan pentingnya menjaga warisan leluhur sebagai pondasi utama dalam berkarya dan berinovasi di era modern.

"Jika ingin eksistensimu bernilai tinggi, maka jaga dan rawatlah identitasmu. Budaya merupakan identitas hakiki dan pedoman hidup beradab," ujar Rendra Manaba.

Ia menambahkan bahwa kebudayaan tidak bisa dipisahkan dari industri kreatif masa kini. Budaya adalah pondasi utama Ekonomi Kreatif yang memberikan keunikan serta ciri khas pada setiap karya. Menurutnya, Ekonomi Kreatif merupakan wadah ideal untuk mengelola potensi budaya lokal secara berkelanjutan.

"Ekonomi Kreatif ialah cara memonetisasi kebudayaan dengan benar, adil, dan bahagia," tegasnya.

Kolaborasi Strategis Pemuda dan Pemerhati Budaya

Melihat rekam jejak serta kapasitas yang dimiliki Rendra Manaba, Ketua Umum AMBA SULTRA INDONESIA sekaligus Founder BUANA Institute, Stenly Diover, secara khusus meminta kesediaannya untuk terlibat aktif dalam menjalankan berbagai program kerja Bumi Anoa Nusantara (BUANA) Institute.

Stenly menilai Rendra Manaba sebagai salah satu tokoh pemuda Sulawesi Tenggara yang memiliki jam terbang tinggi serta pengalaman mumpuni dalam ekosistem ekonomi kreatif. Kehadirannya dinilai sangat tepat untuk bersinergi dengan AMBA SULTRA INDONESIA, organisasi pemerhati budaya Sultra yang didirikan sejak tahun 2024.

Kolaborasi antara praktisi ekonomi kreatif dan pemerhati budaya ini diharapkan mampu membawa BUANA Institute menjadi pusat inkubasi talenta muda Sultra yang berdaya saing tinggi, tanpa mencabut akar budaya dan tradisi lokal.

Recent Articles