"Dukung Mangkasara' Molulo, Budayawan Gowa Dg. Mangemba Ajak Pemuda Perkuat Akar Budaya Sulawesi"

Budaya 29 Jun 2026 03:10 3 min read 390 views By Redaksi Celebesnesia Makassar
"Dukung Mangkasara' Molulo, Budayawan Gowa Dg. Mangemba Ajak Pemuda Perkuat Akar Budaya Sulawesi"
"Dukung Mangkasara' Molulo, Budayawan Gowa Dg. Mangemba Ajak Pemuda Perkuat Akar Budaya Sulawesi"

CELEBESNESIA.COM ,MAKASSAR– Semangat pelestarian budaya Nusantara kian bergelora menjelang perhelatan akbar "Mangkasara' Molulo". Dukungan nyata datang dari tokoh budayawan asal Gowa, Sulawesi Selatan, Purwanto Sukiyo, yang akrab disapa Dg. Mangemba.

Sebagai Ketua Divisi Seni Budaya Mabes Kiwal Garuda Hitam MPW Sulawesi Selatan, Dg. Mangemba menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh serta berpartisipasi aktif dalam event kolaborasi budaya yang akan dihelat di Kota Makassar ini. Sosok Dg. Mangemba dikenal luas sebagai figur yang gigih dalam menjaga marwah budaya lokal dan memiliki jaringan kuat dalam mempererat tali persaudaraan antar-organisasi di Sulawesi Selatan.

Bagi Dg. Mangemba, keterlibatan organisasinya dalam acara ini adalah langkah konkret untuk memperkuat identitas daerah. Ia memandang kegiatan ini sebagai momentum krusial bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan berjalan bersama dalam satu naungan kolaborasi demi membangun budaya Nusantara yang lebih kokoh, khususnya bagi Bumi Sawerigading (Sulawesi Selatan) dan Bumi Anoa (Sulawesi Tenggara).

Memadukan Kekuatan Budaya 

Event "Mangkasara' Molulo" sendiri merupakan gagasan visioner dari Ketua Umum Amba Sultra, Stenly Diover, ST. Nama event ini diambil dari filosofi mendalam: Mangkasara (berjiwa besar, berhati mulia, berani, dan jujur) serta Molulo (semangat gotong royong dan saling merangkul).

Gagasan ini lahir dari semangat Jong Celebes Indonesia untuk memadukan budaya lintas daerah di Sulawesi dalam satu panggung megah. Program ini menjadi bagian dari agenda besar Bumi Anoa Nusantara Festival , salah satu divisi kerja di bawah naungan Yayasan Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara (AMBA SULTRA).

Stenly Diover menegaskan bahwa tujuan utama acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan upaya pembangunan karakter pemuda Sulawesi. "Kita ingin membangun budi pekerti pemuda-pemudi Sulawesi yang Mangkasara dan semangat gotong royong untuk membangun Sulawesi yang kita cintai bersama, dari ujung selatan Kepulauan Selayar sampai Miangas, ujung Nusa Utara Sulawesi," ujar Stenly.

Kolaborasi Lintas Lembaga

Kesuksesan "Mangkasara' Molulo" didukung oleh kolaborasi lintas organisasi, di antaranya:

1.Forum Masyarakat Adat Konawe Mekongga Indonesia (FORMAKOM INDONESIA)

2.Divisi Mabes Kiwal Garuda Hitam MPW Sulawesi Selatan

3.Badan Kontak Organisasi Pemuda Mahasiswa Indonesia Sulawesi Tenggara (BAKOPMIST)

4.Lembaga Pakarena Pusaka Leluhur Nusantara 

 

Menariknya, gelaran ini tidak hanya bersifat regional, tetapi juga berskala internasional. Panitia mengundang pegiat budaya dari Sabang sampai Merauke, serta perwakilan dari negeri jiran Malaysia yang tergabung dalam International Nusantara Cultural Forum (INCF).

Merayakan 8 Pilar Budaya Sulawesi

Event ini akan menonjolkan kekayaan budaya Sulawesi melalui 8 Pilar Budaya utama yang menjadi fondasi kolaborasi:

1. Bumi Anoa (Sulawesi Tenggara):Tolaki, Buton, Muna, dan Moronene.

2. Bumi Sawerigading (Sulawesi Selatan):Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja.

Seluruh rangkaian kemegahan budaya ini dijadwalkan akan berlangsung pada 29 Agustus 2026 mendatang, bertempat di ikon wisata kebanggaan masyarakat, Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar.

Recent Articles