Melestarikan Akar Tradisi: Peran Strategis Brigade Manguni Indonesia dalam Pemajuan Kebudayaan Sulawesi

Budaya 13 Jun 2026 16:14 2 min read 562 views By Redaksi Celebesnesia Manado
Melestarikan Akar Tradisi: Peran Strategis Brigade Manguni Indonesia dalam Pemajuan Kebudayaan Sulawesi
Melestarikan Akar Tradisi: Peran Strategis Brigade Manguni Indonesia dalam Pemajuan Kebudayaan Sulawesi

CELEBESNESIA.COM-MANADO – Di tengah arus modernisasi yang kian deras, upaya pelestarian kebudayaan lokal menjadi tonggak penting dalam menjaga jati diri bangsa. Salah satu elemen masyarakat yang konsisten berdiri di garda terdepan dalam menjaga dan mempromosikan warisan adat Sulawesi adalah Brigade Manguni Indonesia (BMI).

Sebagai organisasi masyarakat adat yang memiliki akar kuat di tanah Sulawesi Khususnya di Sulawesi Utara, BMI telah membuktikan eksistensinya bukan sekadar sebagai pelindung nilai-nilai luhur, tetapi juga sebagai motor penggerak aktif dalam pagelaran budaya. Melalui unit khusus Barisan Serdadu Budaya (Baserbu) Brigade Manguni Indonesia, berbagai atraksi budaya rutin diselenggarakan sebagai bentuk edukasi dan penghormatan terhadap tradisi leluhur.

Sinergi Komando dalam Aksi Kebudayaan

Keberhasilan konsistensi kegiatan kebudayaan ini tidak terlepas dari komando dan strategi yang matang. Seluruh rangkaian atraksi budaya yang dipentaskan oleh Baserbu BMI berada di bawah pengawasan langsung dan arahan dari pimpinan tertinggi organisasi.

Click here to watch the video :

Atraksi Budaya Brigade Manguni Indonesia

Kegiatan-kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh:

1. Panglima Tinggi Komando Operasi/Strategi BMI, Tonaas Fadly Ruaw, yang bertanggung jawab atas arah kebijakan dan dukungan operasional dalam setiap pergerakan organisasi.

2. Panglima Tinggi Baserbu BMI, Tonaas Rommy Oming Supit, yang secara spesifik mengoordinasikan barisan pelestari budaya dalam mengeksekusi setiap agenda atraksi seni dan budaya di lapangan.

Menjaga Marwah Adat

Bagi Brigade Manguni Indonesia, atraksi budaya bukan sekadar tontonan, melainkan medium komunikasi untuk mempererat persaudaraan antarwarga dan memperkenalkan kearifan lokal kepada generasi muda. Dengan perpaduan antara manajemen strategi yang solid dari Komando Ops/Strategi dan dedikasi Baserbu dalam menampilkan seni tradisional, organisasi ini terus menjaga marwah adat agar tetap relevan di era kontemporer.

Melalui langkah konkret yang dilakukan oleh Tonaas Fadly Ruaw dan Tonaas Rommy Oming Supit, BMI berharap agar api pelestarian kebudayaan di Sulawesi tidak pernah padam, serta dapat menjadi inspirasi bagi organisasi masyarakat lainnya dalam mencintai dan menjaga warisan budaya nusantara.

Recent Articles