Wujud Nyata Pelestarian, Div Seni & Budaya Mabes Kiwal Garuda Hitam Siap Jadi Garda Terdepan Budaya Sulawesi Selatan
CELEBESNESIA.COM-MAKASSAR – Divisi Seni dan Budaya Mabes Kiwal Garuda Hitam Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam upaya pelestarian serta promosi kebudayaan. Fokus utama organisasi ini adalah menjaga kekayaan tradisi yang ada di wilayah Sulawesi Selatan agar tetap relevan di tengah arus modernisasi.
Sulawesi Selatan sendiri dikenal memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Setidaknya terdapat empat pilar budaya utama yang menjadi fondasi identitas masyarakat di wilayah ini, yakni budaya Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja. Keempat pilar ini bukan sekadar identitas lokal, melainkan kekayaan intelektual dan adat istiadat yang memperkaya khazanah kebudayaan Nusantara.
Kepala Divisi (Kadiv) Seni dan Budaya Mabes Kiwal Garuda Indonesia, Daeng Mangemba, menyatakan bahwa pihaknya kini tengah memfokuskan diri untuk memperkuat peran organisasi sebagai wadah pegiat budaya. Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang solid.
"Kami menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah, baik daerah maupun pusat, serta seluruh lintas lembaga kebudayaan yang ada. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam pengembangan dan pemajuan kebudayaan Nusantara, khususnya dalam menjaga marwah budaya di Sulawesi Selatan," ujar Daeng Mangemba dalam pernyataannya.
Lebih lanjut, Daeng Mangemba berharap langkah konkret yang diambil oleh Divisi Seni dan Budaya Kiwal Garuda Hitam dapat menjadi pemantik bagi generasi muda untuk lebih mencintai dan bangga terhadap akar budaya mereka sendiri. Sinergitas ini diharapkan tidak hanya berhenti pada ranah seremonial, tetapi menyentuh aspek edukasi dan promosi budaya yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan semangat gotong royong dan tekad menjaga warisan leluhur, Kiwal Garuda Hitam MPW Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus bergerak aktif dalam berbagai agenda kebudayaan, memastikan bahwa empat pilar budaya Sulawesi Selatan akan terus lestari hingga masa depan.