Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan, Pemkot Makassar Luncurkan Program "Makassar Berjasa"

Sosial dan Politik 20 Jun 2026 18:36 2 min read 244 views By Redaksi Celebesnesia Makassar
Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan, Pemkot Makassar Luncurkan Program "Makassar Berjasa"
Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan, Pemkot Makassar Luncurkan Program "Makassar Berjasa"

CELEBESNESIA.COM, MAKASSAR – Lapangan Karebosi, Makassar, menjadi saksi tonggak penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan warga kota. Pada Jumat (19/6/2026), Munafri Arifuddin secara resmi meluncurkan program Makassar Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial), sebuah skema perlindungan komprehensif yang menyasar para pekerja rentan di seluruh pelosok kota.

Program ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata Pemerintah Kota Makassar dalam menjamin keberlanjutan hidup pekerja yang selama ini memiliki risiko ekonomi tinggi. Melalui integrasi dengan sistem Agen Perisai bersama BPJS Ketenagakerjaan, jaring pengaman sosial kini diperluas hingga ke tingkat Rukun Warga (RW).

Jangkauan Luas, Anggaran Signifikan

Dalam program ini, Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran sebesar Rp27,2 miliar yang bersumber dari APBD 2026. Dana tersebut difokuskan untuk memberikan perlindungan melalui dua program utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Selain itu, sebagian peserta juga akan mendapatkan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).

Sebanyak 81 ribu lebih pekerja rentan telah tercatat sebagai penerima manfaat. Cakupan profesi yang dilindungi sangat luas, mulai dari:

Pedagang Kaki Lima (PKL)

Nelayan

Pekerja keagamaan

Pelaku komunitas seni

Penyandang disabilitas

Ujung Tombak: 1.005 Agen Perisai

Salah satu aspek inovatif dari Makassar Berjasa adalah strategi distribusinya. Pemkot Makassar telah menyebar 1.005 Agen Perisai yang bertugas di setiap RW di seluruh Makassar.

Para agen ini berperan sebagai ujung tombak yang tidak hanya melakukan pendaftaran, tetapi juga mengemban misi edukasi kepada masyarakat mengenai krusialnya perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masa depan keluarga mereka.

Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Menyadari keterbatasan anggaran, pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha. Skema Corporate Social Responsibility (CSR) akan didorong secara masif agar program perlindungan sosial ini dapat terus berkelanjutan dan tidak hanya bergantung sepenuhnya pada alokasi APBD.

Peluncuran di Lapangan Karebosi ini mengirimkan pesan kuat bagi masyarakat Makassar: bahwa keamanan dalam bekerja adalah hak setiap warga. Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi pekerja yang harus menanggung risiko ekonomi sendirian saat musibah datang, karena masa depan mereka kini telah memiliki jaminan.

Recent Articles