Perkuat Integritas dan Nilai Budaya, AMBA Mekongga Gelar Diklat III di Wundulako
CELEBESNESIA.COM , KOLAKA – Angkatan Muda Bumi Anoa (AMBA) Mekongga sukses menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) III yang bertempat di Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, pada Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya mencetak generasi muda yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan zaman, tetapi juga memiliki akar budaya yang kuat.
Mengusung tema "Membentuk kader AMBA Mekongga yang berintegritas, loyal, dan berjiwa kepemimpinan, berbasis lokal di era digital," kegiatan ini diikuti oleh para kader baru yang berkomitmen untuk berkontribusi bagi daerah.
Pembekalan Materi dan Penguatan Karakter
Rangkaian acara diisi dengan sesi pengenalan organisasi yang dibawakan langsung oleh Ketua Yayasan AMBA SULTRA, Stenly Diover, bersama Founder AMBA SULTRA, Falih Tunduoluto. Keduanya menekankan pentingnya menjaga visi organisasi agar tetap selaras dengan cita-cita pembangunan daerah.
Tak hanya fokus pada aspek organisasi, peserta juga diberikan pemahaman mendalam mengenai akar budaya lokal melalui sesi "Pengenalan Budaya Mekongga". Materi tersebut disampaikan oleh Ketua Tamalaki Rire Mekongga (TRM) serta perwakilan dari Forum Masyarakat Adat Konawe Mekongga. Tujuannya adalah agar para kader memiliki jati diri yang kuat sebagai putra daerah di tengah arus globalisasi.
Harapan untuk Sinergi Organisasi
Ketua AMBA Mekongga, Supriyanto Boyong, dalam sambutannya berharap agar para kader baru dapat segera beradaptasi dan bersinergi dalam menjalankan roda organisasi. Ia menegaskan bahwa AMBA Mekongga akan bergerak aktif dalam ranah sosial masyarakat serta pelestarian budaya.
"Kami berharap seluruh kader dapat menyukseskan program-program organisasi. Kuncinya adalah kolaborasi; kita harus senantiasa mengedepankan hierarki kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di Wuta Mekongga," ujar Supriyanto.
Pernyataan Sikap AMBA Mekongga
Kegiatan Diklat III ini ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap tegas dari seluruh anggota AMBA Mekongga sebagai pedoman perjuangan organisasi ke depan:
Setia kepada Ideologi Bangsa: Setia kepada Sumpah Pemuda, UUD 1945, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menjaga Marwah Adat: Siap menjaga marwah adat dan budaya Wuta Mekongga Wonua Ndolaki, dengan memegang teguh prinsip Inae Konasara iee pinesara, Inae Liasara iee pinekasara (Barang siapa yang menjunjung adat akan dihormati, barang siapa yang melanggar adat akan merasakan akibatnya).
Menjaga Kamtibmas: Siap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing.
Sinergi Pembangunan: Siap bersinergi dan berkolaborasi bersama pemerintah daerah demi kemajuan dan pembangunan Wuta Mekongga.
( Sumber : Media Center AMBA SULTRA)