KALYAMORA: Menyingkap Jiwa Moronene Kabaena Lewat Sentuhan Couture Modern

Budaya 20 Sep 2026 09:56 • 2 min read • 344 views • By Redaksi Celebesnesia Makassar
KALYAMORA: Menyingkap Jiwa Moronene Kabaena Lewat Sentuhan Couture Modern
KALYAMORA: Menyingkap Jiwa Moronene Kabaena Lewat Sentuhan Couture Modern

CELEBESNESIA.COM, MAKASSAR - Sebuah terobosan budaya dan fashion kembali lahir dari generasi muda Sulawesi Tenggara. Ketua Forum Komunikasi Pemuda dan Mahasiswa Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara Wilayah Makassar (FKPM AMBA SULTRA - Makassar), Alyah Rahmah Zendhabad, resmi merilis karya busana bertajuk KALYAMORA : The Hidden Soul of Kabaena. Karya ini menjadi panggung tempat bisikan tradisi dan warisan leluhur Moronene Kabaena diterjemahkan ke dalam wujud high fashion bergaya couture.

Nama KALYAMORA bukan sekadar sebutan, melainkan sebuah simfoni nama yang memadukan tiga elemen identitas mendalam secara tersirat. Akronim ini merangkai KA (Kabaena), LYA (Alyah), dan MORA (Moronene). Melalui penuangan ide kreatifnya, Alyah berhasil menyatukan identitas tanah kelahiran, sang kreator, dan suku asal dalam satu harmoni busana tanpa perlu menyebutkannya secara eksplisit.

Secara filosofis, KALYAMORA menghadirkan interpretasi tata busana yang mengakar kuat pada jejak sejarah Moronene Kabaena melalui perspektif personal Alyah. Kombinasi warna yang diusung membawa narasi karakter yang tegas dan penuh makna. Warna merah dihadirkan sebagai representasi keberanian, warna hitam menyimpan keteguhan serta misteri spiritual para leluhur, sementara aksen emas menyimbolkan kemuliaan warisan budaya yang tak pernah padam dan terus hidup melintasi zaman.

Guna menjaga fokus utama pada detail potong dan kualitas material busana, penggunaan aksesori dirancang bersifat opsional. Kehadirannya diposisikan sebagai aksen pelengkap untuk memperkuat karakter serta nilai estetika keseluruhan tanpa mengalihkan perhatian dari keanggunan struktur busana itu sendiri.

Melalui rilisnya KALYAMORA, Alyah Rahmah Zendhabad memperlihatkan bagaimana generasi muda dapat merawat warisan lokal dengan cara yang relevan, elegan, dan berdampak. Karya ini sekaligus memosisikan kebudayaan Moronene Kabaena agar dapat terus bergema di kancah nasional maupun internasional melalui media busana.

Sumber :

Bumi Anoa Nusantara Institute ( BUANA INSTITUTE) Yayasan Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara ( AMBA SULTRA INDONESIA)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Recent Articles