Pemkab Kuningan Mulai Pembangunan Lapangan Upacara di Makam Raja Siau Jacob Ponto
CELEBESNESIA, KUNINGAN -JABAR , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, Jawa Barat, secara resmi memulai pembangunan lapangan upacara di area makam Raja Siau, Jacob Ponto, yang berlokasi di Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Sabtu (31/10/2026).
Pembangunan fasilitas ini merupakan bentuk realisasi komitmen Pemkab Kuningan dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat sekitar. Selama ini, warga Desa Sangkanurip dan sekitarnya secara rutin menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus serta Hari Pahlawan Nasional setiap 10 November di kawasan bersejarah tersebut.
Sosok Pejuang Antikolonial dari Sulawesi Utara
Raja Jacob Ponto merupakan Raja Siau (Sulawesi Utara) yang gigih melakukan perlawanan terhadap kolonialisme Hindia Belanda. Akibat penolakannya untuk tunduk pada aturan kolonial, beliau diasingkan oleh pemerintah Belanda ke Keresidenan Cirebon pada tahun 1889. Raja Jacob Ponto kemudian wafat di Sangkanurip pada 3 Mei 1890 dan dimakamkan di tanah pengasingannya tersebut.
Kini, makam beliau tidak hanya menjadi situs cagar budaya dan sejarah, tetapi juga simbol penghormatan masyarakat lokal terhadap semangat perjuangan pahlawan dari Nusantara.
Apresiasi dari Perwakilan Keluarga Besar
Pembangunan lapangan upacara ini mendapat apresiasi hangat dari keluarga besar pahlawan asal Sulawesi Utara tersebut. Perwakilan keluarga, Iftiqar S.A. Ponto, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.
"Kami atas nama keluarga besar Ponto-Pontoh mengucapkan terima kasih kepada Pemda Kuningan dan Kepala Desa Sangkanurip, Bapak Gumawan Wibiksana, yang banyak memberikan perhatian kepada pelestarian situs sejarah makam Raja Siau Jacob Ponto ini," ujar Iftiqar.
Dengan dimulainya pembangunan lapangan upacara ini, diharapkan kawasan makam Raja Siau Jacob Ponto tidak hanya makin terawat sebagai situs sejarah nasional, tetapi juga semakin representatif dalam menunjang kegiatan nilai-nilai kebangsaan dan edukasi sejarah bagi generasi muda.
Komentar (0)
Belum ada komentar.