AMBA SULTRA dan Lembaga Adat Kerajaan Laiwoi Bersinergi Gelar Molulo Fest 2026, Sajikan Harmoni Kebhinekaan Pemuda
CELEBESNESIA.COM , KENDARI - Menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026, Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara (AMBA SULTRA) resmi membangun kolaborasi strategis bersama Lembaga Adat Kerajaan Laiwoi-Kendari. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak bakal menggelar ajang panggung kebudayaan bertajuk Bumi Anoa Nusantara Festival: Molulo Fest 2026 yang mengusung tema "Semangat Pemuda Merajut Kebhinekaan dalam Harmoni Budaya".
Molulo Fest 2026 merupakan program kerja strategis dari Bumi Anoa Nusantara Festival, sebuah lembaga taktis di bawah Yayasan AMBA SULTRA yang berfokus pada gerakan pelestarian serta promosi kebudayaan daerah Sulawesi Tenggara.
Langkah ini menjadi komitmen berkelanjutan AMBA SULTRA dalam menggaungkan identitas budaya Bumi Anoa ke kancah yang lebih luas. Sebelumnya, organisasi pemuda ini sukses menyelenggarakan Bumi Anoa Nusantara Festival: Mangkasara' Molulo di Kota Makassar pada 28–29 Agustus 2026 lalu.
Ketua Umum AMBA SULTRA sekaligus penggagas Bumi Anoa Nusantara Festival, Stenly Diover, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam merawat warisan luhur dan persatuan bangsa.
"Generasi muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara harus tetap setia menjaga marwah Sumpah Pemuda dalam merawat persatuan di tengah keberagaman," tegas Stenly.
Komitmen pemuda tersebut mendapat sambutan hangat serta dukungan penuh dari tokoh adat setempat. Raja Laiwoi-Kendari Ke-XI, PYM Endry Irwan Tekaka, menyatakan kesiapan lembaga adat untuk berjalan berdampingan dengan para pemuda.
"Lembaga Adat Kerajaan Laiwoi-Kendari siap bersinergi dengan generasi muda dalam pelestarian budaya Sulawesi Tenggara, khususnya di wilayah adat Kerajaan Laiwoi di Kota Kendari," ujar PYM Endry Irwan Tekaka.
Kolaborasi antara AMBA SULTRA dan Lembaga Adat Kerajaan Laiwoi-Kendari ini diharapkan menjadi pemantik semangat kebudayaan yang kuat, sekaligus memperkokoh persatuan pemuda di Sulawesi Tenggara melalui tradisi luhur Molulo.
Komentar (0)
Belum ada komentar.