Kepala BGN Naniek S. Deyang Mundur, Fokus Jalani Pengobatan Jantung di Luar Negeri
JAKARTA, Celebesnesia – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya setelah mengajukan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto. Keputusan tersebut diambil karena ia akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Melalui pernyataan yang disampaikan di akun media sosial pribadinya pada Rabu (22/7/2026), Naniek menjelaskan bahwa keberangkatannya ke luar negeri bukan karena meragukan kualitas tenaga medis di Indonesia. Ia mengatakan pengobatan tersebut bertujuan untuk memperoleh second opinion atas kondisi kesehatannya berdasarkan rekomendasi yang diterimanya.
Naniek juga mengaku telah menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto karena merasa tidak lagi dapat menjalankan tugas sebagai Kepala BGN secara optimal. Menurutnya, Presiden menyetujui pengunduran diri tersebut dengan mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Meski demikian, Naniek mengungkapkan Presiden tetap memintanya untuk membantu mengawasi Badan Gizi Nasional. Bahkan, terdapat rencana pembentukan Dewan Pengawas BGN, di mana dirinya disebut berpeluang mengemban tugas sebagai ketua apabila lembaga tersebut resmi dibentuk.
Dalam pernyataannya, Naniek juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut program tersebut merupakan upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, pedagang, dan pelaku usaha lokal.
Sebelum mengundurkan diri, Naniek menyampaikan telah melakukan sejumlah langkah pembenahan di lingkungan BGN, termasuk evaluasi pelaksanaan Program MBG, penguatan organisasi, serta penataan sumber daya manusia guna meningkatkan efektivitas program.
Hingga berita ini diterbitkan, pemerintah belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan menggantikan posisi Kepala Badan Gizi Nasional maupun kepastian pembentukan Dewan Pengawas BGN.
BGN), Naniek Sudaryati Deyang, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya setelah mengajukan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto. Keputusan tersebut diambil karena ia akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Melalui pernyataan yang disampaikan di akun media sosial pribadinya pada Rabu (22/7/2026), Naniek menjelaskan bahwa keberangkatannya ke luar negeri bukan karena meragukan kualitas tenaga medis di Indonesia. Ia mengatakan pengobatan tersebut bertujuan untuk memperoleh second opinion atas kondisi kesehatannya berdasarkan rekomendasi yang diterimanya.
Naniek juga mengaku telah menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto karena merasa tidak lagi dapat menjalankan tugas sebagai Kepala BGN secara optimal. Menurutnya, Presiden menyetujui pengunduran diri tersebut dengan mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Meski demikian, Naniek mengungkapkan Presiden tetap memintanya untuk membantu mengawasi Badan Gizi Nasional. Bahkan, terdapat rencana pembentukan Dewan Pengawas BGN, di mana dirinya disebut berpeluang mengemban tugas sebagai ketua apabila lembaga tersebut resmi dibentuk.
Dalam pernyataannya, Naniek juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut program tersebut merupakan upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, pedagang, dan pelaku usaha lokal.
Sebelum mengundurkan diri, Naniek menyampaikan telah melakukan sejumlah langkah pembenahan di lingkungan BGN, termasuk evaluasi pelaksanaan Program MBG, penguatan organisasi, serta penataan sumber daya manusia guna meningkatkan efektivitas program.
Hingga berita ini diterbitkan, pemerintah belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan menggantikan posisi Kepala Badan Gizi Nasional maupun kepastian pembentukan Dewan Pengawas BGN.